Beranda / Pemprov Kalteng / Digitalisasi Pembelajaran Sentuh SMAN 1 Balai Riam di Perbatasan Kalteng-Kalbar

Digitalisasi Pembelajaran Sentuh SMAN 1 Balai Riam di Perbatasan Kalteng-Kalbar

Loading

SUKAMARA – Digitalisasi pembelajaran kini tidak lagi menjadi sesuatu yang hanya dinikmati oleh sekolah-sekolah di kawasan perkotaan. Di wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, tepatnya di SMAN 1 Balai Riam, Kabupaten Sukamara, transformasi pembelajaran berbasis teknologi mulai berjalan dan mendapat perhatian langsung saat Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, melakukan kunjungan kerja pada Kamis (27/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, melaporkan bahwa pelaksanaan digitalisasi pembelajaran di SMAN 1 Balai Riam berjalan dengan lancar. Sekolah tersebut mendapatkan dukungan berupa TV interaktif, fasilitas internet Starlink, serta panel surya. Hadirnya fasilitas ini memastikan keterbatasan jaringan listrik dan internet tidak lagi menjadi hambatan bagi sekolah di wilayah pelosok untuk memanfaatkan teknologi pendidikan.
Dukungan terhadap digitalisasi pembelajaran di SMAN 1 Balai Riam juga datang dari Pemerintah Pusat. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turut memberikan bantuan dua unit TV interaktif untuk menunjang proses belajar mengajar. Dukungan tersebut menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi.
Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa kehadiran teknologi bukan sekadar menempatkan perangkat digital di dalam ruang kelas, melainkan untuk memastikan seluruh siswa di daerah pelosok memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses sumber belajar.
“Keterbatasan akses tidak boleh lagi menjadi alasan sekolah di pelosok tertinggal. Dengan dukungan digitalisasi, anak-anak di Balai Riam juga harus mendapatkan pengalaman pembelajaran yang berkualitas,” ujar Reza.
Selain fasilitas infrastruktur pendukung, materi pembelajaran digital berupa modul 3 dimensi juga telah disediakan di SMAN 1 Balai Riam. Kehadiran modul ini memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan modern bagi para siswa di kawasan perbatasan.
Langkah digitalisasi ini turut mendapat apresiasi dari jajaran TNI dan Polri. Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengajak para siswa untuk bersyukur karena sekolah mereka telah menerapkan digitalisasi pembelajaran. Sementara itu, Pangdam XII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainal Arifin, memotivasi para siswa agar memanfaatkan fasilitas teknologi tersebut secara produktif guna memperluas wawasan dan mempersiapkan kompetensi diri di masa depan.
Melalui penerapan digitalisasi di SMAN 1 Balai Riam, pembangunan pendidikan di Kalimantan Tengah terbukti terus menjangkau hingga wilayah perbatasan, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda di pedalaman untuk berkembang. (RR)
Baca Berita :  Pasca-KPPD Lemhannas, Bupati Masduki Ajak Seluruh Elemen Bersama Membangun Sukamara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *