![]()
SUKAMARA – Penurunan debit air secara signifikan di Embung Tempenek, Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai, memaksa Pemerintah Kabupaten Sukamara mengambil langkah cepat. Guna mencegah krisis air bersih meluas, Pemkab Sukamara menyiapkan pengerukan serta pendalaman dasar embung untuk mencari sumber mata air baru di sekitarnya.
Langkah darurat ini diambil untuk menjaga pasokan air baku Perumdam Tirta Sukma tetap aman. Selama ini, Embung Tempenek menjadi tumpuan utama penyuplai kebutuhan air bersih bagi masyarakat di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Jelai dan Kecamatan Pantai Lunci.
Bupati Sukamara, Masduki, menegaskan bahwa penanganan tidak boleh ditunda hingga persediaan air benar-benar habis.
“Kami sudah mengecek langsung ke lokasi dan debit air memang turun. Oleh karena itu, kita langsung ambil tindakan cepat dengan melakukan pengerukan dan pendalaman dasar embung untuk mencari sumber air di sekitarnya,” ujar Masduki pada Selasa (22/9/2026).
Penanganan teknis ini melibatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukamara dan pihak Perumdam Tirta Sukma. Selain mengatasi dampak kemarau saat ini, upaya pengerukan dan normalisasi ini juga diproyeksikan sebagai solusi jangka panjang agar pelayanan air bersih bagi warga wilayah pesisir tetap berkelanjutan pada musim kemarau mendatang.









