Beranda / Pendidikan / Dari Katingan Kuala ke Panggung Nasional, SMAN 2 Raih Juara 1 LCC 4 Pilar MPR RI 2026

Dari Katingan Kuala ke Panggung Nasional, SMAN 2 Raih Juara 1 LCC 4 Pilar MPR RI 2026

Loading

MELEKDONG, PALANGKA RAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kalimantan Tengah di tingkat nasional. Tim dari SMA Negeri 2 Katingan Kuala berhasil meraih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI Tingkat Nasional Tahun 2026, sekaligus mengharumkan nama Kalimantan Tengah di kancah nasional.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi peserta didik untuk berprestasi. Berasal dari wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan provinsi, para siswa SMAN 2 Katingan Kuala mampu menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, dan semangat belajar hingga berhasil menjadi yang terbaik di tingkat nasional.

Usai meraih prestasi tersebut, tim LCC SMAN 2 Katingan Kuala melakukan silaturahmi dan ramah tamah bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang atau Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Sabtu (29/8/2026).

Salah satu anggota tim, Riswati, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka perjuangan bersama tim mampu mengantarkan mereka hingga meraih posisi tertinggi dalam kompetisi tingkat nasional.

“Kami tidak menyangka bahwa kami berhasil mencapai di titik ini. Karena kami tahu bahwa keberhasilan tidak diukur dari berapa besar kamu memahami dan dari mana kamu berasal,” ujar Riswati.

Menurut Riswati, dukungan pemerintah daerah turut memberikan semangat bagi mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran atas perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Salah satunya melalui dukungan digitalisasi pembelajaran dan penyediaan berbagai fasilitas penunjang pendidikan, termasuk papan tulis interaktif, tenaga surya, hingga layanan internet Starlink di sejumlah wilayah.

“Dengan adanya papan tulis interaktif dari Bapak Gubernur ini membantu sekali kami dalam belajar, bimbingan, dan lain sebagainya, hingga kami berhasil mendapatkan Juara 1 Tingkat Nasional LCC 4 Pilar MPR RI Tahun 2026,” tuturnya.

Baca Berita :  Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Bupati Sukamara Masduki Sukses Selesaikan KPPD Lemhannas 2026

Riswati juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo atas doa, dukungan, serta fasilitas yang diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan perlombaan.

“Terima kasih kepada Bapak Muhammad Reza Prabowo atas doa dan dukungannya sehingga kami berhasil dan ada di titik ini. Terima kasih Pak Kadisdik atas fasilitas yang telah diberikan kepada kami,” katanya.

Kesuksesan Tak Ditentukan Asal Daerah

Lebih lanjut, Riswati mengatakan salah satu pesan Gubernur Kalteng yang paling membekas bagi dirinya dan rekan-rekan adalah bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh asal daerah seseorang.

Menurutnya, siapapun memiliki kesempatan untuk berdiri tegak dan berprestasi di tingkat nasional selama memiliki karakter, kejujuran, integritas, serta kemauan untuk terus belajar.

Pesan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa SMAN 2 Katingan Kuala untuk terus percaya diri mengembangkan potensi yang dimiliki.

Prestasi mereka sekaligus menjadi gambaran bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaik ketika mendapatkan kesempatan, dukungan, serta fasilitas pendidikan yang memadai.

Sementara itu, salah satu guru pembimbing tim LCC 4 Pilar MPR RI Kontingen Kalimantan Tengah, Indah Fitriani, mengatakan keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan.

Menurutnya, konsistensi dan kedisiplinan menjadi strategi utama dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi kompetisi tingkat nasional.

“Kami berusaha selalu konsisten dan mendisiplinkan anak-anak agar tetap bisa menerapkan 4 Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, UUD 1945, TAP MPR, dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Indah.

Ia menilai pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI tidak hanya dibutuhkan untuk memenangkan kompetisi, tetapi juga penting dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda.

“Kita berharap Bumi Pancasila kita di Kalimantan Tengah bisa terus jaya dengan mempersiapkan peserta didik dan generasi penerus bangsa yang berwawasan 4 Pilar MPR RI,” ujarnya.

Baca Berita :  Lanjutkan Estafet Prof. Salampak, Dekan FK UPR Tawarkan Formula 'Bersinergi dan Berdampak'

Disiplin dan Komitmen Jadi Kunci

Indah menegaskan bahwa letak geografis tidak seharusnya menjadi alasan bagi seseorang untuk tertinggal dari daerah lain. Menurutnya, kesempatan yang tersedia harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sementara bakat harus dibarengi dengan kedisiplinan dan komitmen.

“Letak geografis tidak akan menjamin kita bisa tertinggal dari wilayah lain, tetapi gunakanlah kesempatan itu sebaik mungkin. Bakat itu tidak serta-merta harus menjadi dasar seseorang berprestasi, tetapi yang paling penting adalah kedisiplinan dan komitmen untuk terus berjuang bersama untuk memajukan Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Kepala SMAN 2 Katingan Kuala, Sumanto, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga tim sekolah tersebut berhasil meraih prestasi nasional.

Ia menyampaikan terima kasih kepada tim LCC MPR RI SMAN 2 Katingan Kuala, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan pendidikan.

Menurut Sumanto, program digitalisasi pendidikan turut membantu sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi berbagai kompetisi.

“Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah telah membantu memfasilitasi kami dan memberikan ruang bantuan digitalisasi bagi kami sehingga bisa mempersiapkan tim LCC menjadi lebih baik,” ungkap Sumanto.

Bagi Sumanto, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang dapat berkembang apabila diberikan ruang, kesempatan, fasilitas, dan dukungan yang tepat.

“Setiap peserta didik mempunyai potensi. Mari sama-sama kita bantu dan kita berikan ruang agar anak-anak bisa mengaktualisasikan dan mengembangkan potensinya tersebut,” pungkasnya.

Dari Katingan Kuala, tim SMAN 2 membuktikan bahwa jarak dan letak geografis bukan batas untuk bermimpi. Dengan kesempatan, kedisiplinan, fasilitas pendidikan yang memadai, serta dukungan pemerintah dan sekolah, potensi anak-anak daerah mampu tumbuh dan membawa nama Kalimantan Tengah hingga ke panggung nasional.

Baca Berita :  Tiga Tokoh Penting Kalteng Tinjau Sekolah Perbatasan di Sukamara, Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Digitalisasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *