![]()
MELEKDONG, PALANGKA RAYA — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kehadiran Kepala Negara di ibu kota Provinsi Kalteng ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat barisan daerah mengatasi ancaman krisis ekologis yang tengah melanda wilayah tersebut.
Dalam pengarahannya usai rapat internal, Presiden menegaskan optimisme tinggi bahwa dampak karhutla di Kalteng dapat segera dikendalikan. Mengacu pada keberhasilan penanganan pada tahun-tahun berat sebelumnya, ia meyakini kolaborasi erat antara tim pusat dan daerah yang bekerja tanpa henti di lapangan akan mampu menuntaskan masalah kabut asap dalam waktu singkat.
Tidak hanya menguatkan skema pengendalian, Presiden Prabowo juga menegaskan sanksi hukum tanpa pandang bulu bagi pihak-pihak yang memicu karhutla di Kalteng. Setiap korporasi maupun individu yang terbukti secara sah membakar lahan akan ditindak tegas sesuai regulasi yang berlaku, termasuk ancaman pencabutan izin usaha sebagaimana yang tengah diproses pada sejumlah perusahaan di kawasan Kalimantan.
Langkah taktis yang diputuskan di Palangka Raya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kualitas udara serta melindungi masyarakat Kalteng dari ancaman bahaya asap yang meluas.










