![]()
MELEKDONG, SUKAMARA — Menanggapi keluhan masyarakat terkait antrean kendaraan yang mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pemerintah Kabupaten Sukamara bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Bupati Sukamara, Masduki, secara langsung merespons laporan warga dengan berkoordinasi bersama pengelola SPBU setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali normal serta mencegah kepanikan di tengah masyarakat.
Dari hasil koordinasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) PT BSJ, Eko Raharjo, menjelaskan bahwa salah satu kendala utama di lapangan adalah kondisi mesin operasional SPBU yang sudah tua sehingga kinerjanya kurang optimal. Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, pihak pengelola berencana melakukan peremajaan unit mesin.
“Pergantian mesin operasional memang sudah masuk dalam rencana kami karena usianya yang cukup lama. Namun, pengerjaannya harus mengikuti mekanisme dan prosedur resmi dari Pertamina pusat,” ungkap Eko.
Guna mencegah potensi kecurangan, Pemkab Sukamara juga memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi di seluruh SPBU kawasan Sukamara. Pengawasan ketat ini diharapkan dapat meminimalisir penyimpangan, mengurai antrean panjang, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan BBM harian mereka. (*)










